Thursday, 5 September 2013

Contoh Hasil Terjemahan

Efek Rehabilitasi Jantung Berbasis Olahraga Setelah Pembedahan Pintas Arteri Koroner terhadap Indeks-Indeks Repolarisasi Ventrikuler

Ali Vasheghani-Farahani, MD;et al

 TUJUAN: Indeks-indeks heterogenisitas repolarisasi ventrikel dihubungkan dengan aritmia di masa depan dan kematian jantung tiba-tiba. Kami meneliti efek rehabilitasi jantung (RJ) berbasis latihan fisik terhadap indeks-indeks ini  pada sampel pasien-pasien keturunan Iran.

METODE : Pasien-pasien (n=122) yang telah menjalani operasi pintas arteri koroner (coronary artery bypass surgery – CABG) diikutsertakan dalam penelitian kohort ini. Enam puluh pasien mengikuti 15 sesi RJ atau lebih (kelompok RJ) dan 62 pasien sisanya menjalani 5 sesi RJ atau kurang (kelompok kontrol). Elektrokardiogram standar 12 lead dicatat untuk setiap pasien. Dispersi interval QT (QTd), variabilitas interval RR (RRV) , dan QTd yang dikoreksi oleh frekuensi nadi (QTc-d) diukur tiga kali sebagai berikut: sesaat setelah pembedahan, di awal sesi program RJ pertama, dan di akhir sesi ke-15 untuk kelompok RJ atau sesi terakhir untuk kelompok kontrol.

HASIL: Setelah menyelesaikan program latihan fisik, kelompok RJ menunjukkan penurunan QTd yang signifikan (=-49.4%, p<0.0001) dan QTc-d (=52.8%< p<0.0001) namun tidak di kelompok kontrol ( 13.4% dan 17.9%, p=0.05 untuk keduanya). Pada kedua kelompok, tidak terlihat perubahan RRV yang signifikan secara statistik. Setelah menyesuaikan untuk variabel-variabel seperti usia, jenis kelamin, penggunaan digoksin, penyekat-β, dan fraksi ejeksi pra-rehabilitasi, RJ tetap menjadi prediktor independen untuk QTd dan QTc-d.

KESIMPULAN: Hasil-hasil menunjukkan bahwa rehabilitasi jantung dan program-program latihan fisik  memperbaiki indeks-indeks heterogenisitas repolarisasi ventrikuler pada pasien-pasien dengan penyakit arteri koroner yang mendapatkan CABG secara signifikan

KATA KUNCI: rehabilitasi jantung, pembedahan pintas arteri kroner, dispersi QT